
Cibinong, Bogor — Fenomena rumah murah yang banyak beredar di media sosial kembali menjadi sorotan publik. Tawaran rumah dengan harga di bawah pasaran membuat banyak masyarakat tergiur, terutama mereka yang sedang mencari hunian pertama. Namun para pakar properti mengingatkan: jangan langsung percaya jika perumahan murah tidak disertai legalitas yang jelas.
Banyak kasus pembelian rumah murah berujung kerugian karena konsumen hanya fokus pada harga, tanpa memeriksa dokumen dan kredibilitas developer. Di sejumlah wilayah Jawa Barat, termasuk Bogor dan Cibinong, ditemukan proyek-proyek yang menjual rumah inden dengan harga murah tetapi sertifikat belum pecah, tanah bermasalah, hingga developer yang tidak memiliki izin membangun.
Harga Murah Bukan Masalah — Tapi Legalitas yang Tidak Ada adalah Bahaya
Menurut data pengamat properti lokal, ada lima syarat mendasar yang harus dimiliki developer yang aman, terutama jika mereka menjual rumah murah:
1. Sertifikat Tanah Sudah Pecah (SHM / SHGB)
Banyak proyek hanya mengandalkan sertifikat induk, padahal pecah sertifikat per kavling adalah syarat utama keamanan.
2. PBG/IMB Harus Ada dan Bisa Ditunjukkan
Tanpa PBG, bangunan tidak memiliki status hukum di mata pemerintah dan bank tidak akan menyetujui KPR.
3. Developer Memiliki Legalitas Badan Usaha yang Sah
Minimal berbentuk PT dan memiliki alamat kantor yang jelas, bukan sekadar nomor WhatsApp.
4. Memiliki Track Record Pembangunan Sebelumnya
Developer yang tidak punya proyek sebelumnya sangat berisiko bagi pembeli, apalagi jika mengandalkan uang konsumen untuk membangun.
5. Transparansi Harga dan Biaya
Perumahan murah harus transparan: apakah harga sudah termasuk BPHTB, AJB, notaris, atau ada biaya tambahan tersembunyi.
Para ahli sepakat: rumah murah itu sah-sah saja, asalkan dokumen memenuhi syarat dan developer memiliki rekam jejak yang jelas.
Havenwell Property Dianggap Menjadi Filter Pengaman Konsumen
Di tengah maraknya promosi rumah murah tanpa kejelasan dokumen, Havenwell Property muncul sebagai salah satu kurator properti yang membantu konsumen memilih perumahan aman di kawasan Cibinong, Depok, dan Bogor.
Berbeda dengan penjual properti biasa, Havenwell memiliki prosedur ketat sebelum memasarkan sebuah proyek:
✅
Cek sertifikat induk & pecah sertifikat
✅
Validasi PBG/IMB developer
✅
Survei progres pembangunan
✅
Menganalisis track record developer
✅
Menyeleksi lokasi yang bebas sengketa
✅
Memberikan edukasi pembeli sejak awal
Dengan pendekatan ini, proyek yang dipasarkan Havenwell bukan sekadar rumah murah, tetapi rumah yang benar-benar aman, siap diproses KPR, dan layak dihuni.
Beberapa proyek yang saat ini direkomendasikan Havenwell:
- Arjuna Residence – Lokasi premium dekat Pemda, SHM pecah, harga tetap 500 jutaan.
- Premier Luxury – Rumah desain modern, harga murah, legalitas lengkap.
- Villa Esperanza – Rumah mezzanine bernuansa villa dengan legalitas aman.
- Alam Persada – Cluster private untuk keluarga muda, PBG lengkap.
Semua proyek tersebut telah melalui verifikasi lengkap sehingga pembeli tidak perlu takut terjebak dalam rumah murah yang merugikan.
Masyarakat Diminta Menahan Diri: Jangan Langsung Transfer Uang Jika Dokumen Tidak Jelas
Sebelum membeli rumah, para ahli menyarankan pembeli untuk selalu melakukan:
- pengecekan sertifikat
- verifikasi PBG
- pengecekan status tanah di BPN
- konsultasi dengan pihak profesional seperti Havenwell Property
Langkah ini dapat menghindarkan pembeli dari kerugian puluhan hingga ratusan juta rupiah di kemudian hari.
Kesimpulan
Rumah murah bukan masalah. Yang menjadi masalah adalah legalitas yang tidak ada.
Havenwell Property memberikan solusi bagi masyarakat dengan menghadirkan proyek-proyek yang sudah diverifikasi secara hukum, sehingga pembeli tidak hanya mendapatkan harga terbaik, tetapi juga keamanan jangka panjang.
Ingin mencari rumah murah tapi legalitas 100% aman?
Konsultasi langsung melalui WhatsApp Havenwell:
0816-899-993
“Havenwell Property – Rumah Aman, Harga Nyaman, Legalitas Terjamin.”


